Ini Dia Wajah Asep, Terduga Penganiaya Kyai Emong di Masjid

1
141

ORANYENEWS- Pelaku penganiaya tokoh NU Jawa Barat, KH Emong Umar Basyri (60) di masjid usai salat subuh, Sabtu 27 Januari terungkap. Terduga pelakunya adalah Asep berusia 50 tahun.

Sekjen PBNU Helmy Faishal mengungkapkan bahwa dirinya telah berkomunikasi dengan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, terungkap bahwa telah ada langkah tegas dari kepolisian berupa penangkan tersangka kasus kekerasan terhadap Kyai Emong.

Baca juga: Polisi Tangkap Penganiaya Kyai Emong

Dari laporan kepolisian diketahui bahwa hasil pemeriksaan saksi-saksi, olah TKP, pra rekontruksi, penyidik mendapatkan hasil, yaitu:

1. Terdapat saksi an. TOHA yang merupakan santri terakhir yang meningglkan masjid dan diperintahkan untuk memadamkan lampu di dalam masjid dan menyatakan bahwa selain korban ada satu orang lain yang tidak dikenal berada didalam masjid

Baca juga: PBNU Duga Penganiaya Kyai Emong Mengidap Penyakit Eksklusivitas Agama

2. ‎Rentang Waktu antara saksi an. TOHA dan saksi An. AHMAD ( santri yang menemukan korban pertama kali) tidak lama.

3. Penyidik telah memeriksa 6 Orang Saksi lain yang melihat orang yang mencurigakan ikut shalat di masjid, dimana orang tersebut menendang alas berdiri untuk adzan dan mengeluarkan kata2 yang tidak jelas, kata yg jelas terdengar hanya “pinerakaeun” dan kemudian orang tersebut duduk didekat tiang tengah

4. berdasarkan ciri-ciri yang disampaikan oleh para saksi personel gabungan Polres Bandung dan Polsek Cicalengka melakukan pencarian dan menemukan seorang pria An. ASEP (50 Thn) yang sesuai dengan ciri-ciri dimaksud di mushola Al. Mutholaah Kp.Margahayu Kec. Cicalengka

5. berdasarkan pemeriksaan terhadap terduga an. ASEP diketahui bahwa telapak tangan kanan yang bersangkutan terdapat memar dan luka lecet, setelah ditanyakan lebih lanjut sdr. ASEP mengatakan bahwa dirinya telah memukul seseorang pria yang sudah tua (terduga an. ASEP diperkirakan memiliki gangguan kejiwaan) dan kemudian dilakukan VeR.

6. Setelah sdr. ASEP diamankan penyidik menunjukan kepada para saksi dan dinyatakan bahwa benar sdr. ASEP yang berada di masjid pada saat itu, dan kemudian penyidik melakukan pra rekontruksi berdasarkan keterangan para saksi.

Berdasarkan hasil tersebut diatas penyidik melakukan gelar perkara dan menetapkan Sdr. ASEP sebagai Tersangka.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here