Erwin Gutawa Resmikan EG Music School

0
62

ORANYENEWS, JAKARTA- Erwin Gutawa, seorang musisi, penata musik, produser musik, orkestrator, komponis, conductor serta pendiri Erwin Gutawa Orkestra yang karya musiknya telah dikenal serta meraih berbagai penghargaan, secara resmi membuka lembaga pendidikan musik Erwin Gutawa Music School (EGMS) yang berlokasi di Jl. Suryo no.19, Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

EGMS hadir untuk menjadi ruang bagi mereka yang ingin mengasah talenta dan kemampuan musiknya untuk menjadi musisi handal dan profesional atau bagi mereka yang memiliki hobi bermain musik dan ingin menambah wawasan tentang musik.

“Erwin Gutawa Music School merupakan salah satu wujud cinta saya yang dalam kepada musik yang telah menjadi bagian hidup saya. Rasa cinta itu mendorong keinginan untuk berbagi ilmu tentang musik serta mencari bakat-bakat terpendam yang berpotensi menjadi musisi berkualitas di masa mendatang. Didukung oleh teman-teman musisi yang namanya sudah dikenal dan memiliki concern yang sama terhadap kualitas pendidikan musik, EGMS hadir dengan program yang menarik serta sesuai dengan minat dan kebutuhan peserta didik.” – Erwin Gutawa

Dengan semangat “Music for Everyone”, EGMS hadir untuk peserta didik dari berbagai kalangan, umur serta aspirasi bermusik yang juga dituangkan ke dalam berbagai program, yaitu “Music Course”, “Music Lovers”, “Music College” dan “Musicpreneur”. “Di EGMS, kami melihat ada kebutuhan khusus di Indonesia, dengan murid yang belajar musik punya impian-impian masing-masing. Jadi kami berusaha merancang supaya semua orang ada programnya yang cocok”, ujar Eric Awuy, Program Director dari EGMS.

“Music Course” merupakan program utama EGMS bagi peserta yang ingin mengembangkan kemampuan bermain alat musik serta menambah wawasan bermusik.Yang istimewa, EGMS hadir dengan kurikulum ORISINAL yang disusun secara khusus oleh tim ahli EGMS, menyesuaikan dengan perkembangan jaman serta kebutuhan bermusik di Indonesia. Tersedia beragam pilihan instrumen dalam program Music Course, mulai dari orchestral instruments- seperti piano, gitar klasik, strings (violin, viola, cello, contrabass), winds (flute, oboe, clarinet, bassoon, saxophone), brass (horn, trumpet, trombone, tuba), serta percussion – ataupun rhythm section – termasuk drum, gitar elektrik, bass elektrik, dan keyboard/synth/pop-jazz piano – dan tentunya vokal– klasikal maupun pop/kontemporer. Tak hanya kelas privat, para peserta Music Course pun memiliki kesempatan untuk mengikuti kelas ensemble, sehingga belajar musik menjadi lebih menarik sekaligus melatih kepekaan untuk bermain bersama dan berkolaborasi dengan musisi lain.

Ada pula “Music Lovers”, program yang disusun untuk para pecinta musik yang mencari kegiatan bermusik, menyalurkan minat, serta mengasah kemampuan bermusiknya, dengan bimbingan instruktur profesional serta fasilitas yang lengkap dan modern. Dengan pendekatan yang lebih dipersonalisasi, dalam program Music Lovers, para peserta dapat menentukan sendiri lagu, teknik, serta tingkat kesulitan yang ingin dikuasai. Music Lovers terbuka untuk semua umur, mulai dari anak-anak hingga dewasa dan lanjut usia, dengan pilihan kelas vokal, violin, saxophone, flute, clarinet, piano pop, dan gitar.

Selain itu, terdapat “Music College” para peserta yang ingin meningkatkan skill bermusik ke level yang lebih tinggi serta memiliki disiplin ilmu musik yang lengkap dan mendalam. Program ini dipersiapkan untuk mencetak musisi yang handal dan mampu bersaing di industri musik nasional maupun internasional, baik secara praktik maupun akademik. Karena tidak hanya bermain instrumen, peserta juga akan dibekali teori, ear training, sejarah, analisa, komposisi, dan sebagainya. Program ini akan segera dibuka pada pertengahan tahun 2018.

Program terakhir dan yang akan membuat EGMS berbeda dari sekolah-sekolah musik pada umumnya adalah “Musicpreneur” yaitu program non-instrumen yang mempelajari seluk beluk industri, teknologi maupun kreativitas dalam bermusik. Program ini dipersiapkan bagi peserta didik yang ingin memperkayapengetahuan mereka tentang aspek-aspek lain dari musik di luar bermain instrumen, dengan modul-modul seperti Music Branding & Marketing, Music Legal, Recording for Musicians, Digital Audio Workstations, Electronic Music Production, Basic Songwriting, Basic Arranging, dan Essential Music Theory for Working Musicians.Modul-modul ini merupakan group class yang terdiri dari 12 pertemuan selama 1.5 bulan. Program Musicpreneur juga akan mengadakan clinic/workshop secara rutin membahas isu-isu menarik seputar musik.

Semua program dan kurikulum di EGMS disusun oleh Erwin Gutawa dan para musisi profesional yang memiliki latar belakang pendidikan tinggi di bidang musik serta pengalaman dan wawasan yang luas dalam industri musik. EGMS juga didukung oleh guru dan staf pengajar yang juga berpengalaman dalam pengajaran musik sehingga memungkinkan para peserta didik untuk mendapatkan kesempatan belajar di lingkungan profesional. Fasilitas yang lengkap dan modern – teknologi canggih dalam setiap ruang kelas, computer lab, perpustakaan, studio rekaman, dan auditorium kapastias 40 orang – juga menjadi kekuatan EGMS dan menjadikan EGMS pilihan yang tepat untuk belajar dan mendalami kemampuan bermusik.

“Dengan lingkungan belajar yang profesional, saya berharap Erwin Gutawa Music School ini bukan hanya sekedar tempat untuk belajar musik namun juga bereksperimen dan berkreasi bersama. Tidak tertutup kemungkinan para peserta didik yang bertalenta dapat berkolaborasi dengan saya ataupun pengajar yang lain untuk menciptakan karya yang baru,” kata Erwin.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here