Gara-Gara ‘Benjol Bakpao’ Fredrich Yunadi Ditahan KPK

0
24

ORANYENEWS- Mantan Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi akhirnya mendekam di tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Fredrich dituding menghalangi penyelidikan KPK. Dia pernah menyebut Setnov kecelakaan dan mengalami benjol sebesar bakpao di kepala.

Baca juga: Drama ‘Benjol Bakpao’Terbongkar, Fredrich Yunadi dan Dokter Jadi Tersangka

Fredrich Yunadi dibawa ke kantor KPK sekira pukul 00.10 WIB, Sabtu 14 Januari dini hari tadi. Kemudian, setelah diperiksa sekira 11 jam, Fredrich akhirnya ditahan. Dia tampak keluar KPK dengan mengenakan rompi oranye.

Dalam kesempatan itu,  Fredrich mengaku dirinya adalah sebagai seorang advokat yang melakukan tugas dan kewajiban dakam membela Pak Setya Novanto.

“Saya difitnah, katanya melakukan pelanggaran, sedangkan Pasal 16 UU 18 Tahun 2003 tentang advokat, sangat jelas mengatakan advokat tidak dapat dituntut baik secara perdata maupun pidana,” ujarnya saat keluar KPK.

Fredrich Yunadi membantah tudingan bahwa dirinya menghalangi tugas penyidikan KPK terhadap Setya Novanto dalam kasus korupsi e-KTP.

“Sekarang saya dibumihanguskan. Ini adalah suatu pekerjaan yang diperkirakan ingin menghabiskan profesi advokat,” ujar Fredrich,

Menurut Fredrich, dirinya hanya melakukan tugas dan kewajiban membela Setya Novanto sebagai kliennya. Dia berdalih Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 mengatur bahwa advokat tidak bisa dituntut secara perdata ataupun pidana.

“Saya difitnah katanya melakukan pelanggaran, sedangkan Pasal 16 UU 18 Tahun 2003 tentang advokat,” katanya.

Dia menegaskan bahwa sudah sangat jelas mengatakan advokat tidak dapat dituntut, baik secara perdata maupun pidana. Menurutnya, itu juga diperkuat oleh putusan dari Mahkamah Konstitusi (MK).

Fredrich sekali lagi membantah dituding bersekongkol dengan dr Bimanesh Sutarjo untuk menyiapkan skenario saat Setya Novanto masuk Rumah Sakit Medika Permata Hijau akibat kecelakaan.

“Sama sekali tidak ada, buktikan. Itu permainan (KPK),” katanya.

BUKTI KUAT KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memiliki bukti yang sangat kuat untuk memproses Fredrich Yunadi atas dugaan tindak pidana menghalangi proses penyidikan tersangka e-KTP Setya Novanto. KPK akan memproses Fredrich seefektif mungkin.

“Kita sudah punya bukti yang sangat kuat dan meyakinkan. Kita akan proses seefektif mungkin,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, Sabtu dini hari.

Walau begitu, KPK belum menyimpulkan siapa aktor utama yang menghalangi penyidikan Novanto. KPK masih memproses sejumlah pihak.

“Kita belum sampai pada kesimpulan klasifikasi aktor, apalagi ditanya aktor utama atau bukan. Yang pasti, kita proses dulu saja,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here