Menebak Penyebab Mundurnya Azwar Anas dari Pilkada Jatim

1
71
Gus Ipul-Azwar Anas

ORANYENEWS- Bakal calon wakil gubernur Jawa Timur Abdullah Azwar Anas membuat keputusan mengejutkan. Dia memilih mengundurkan diri dalam mendampingi Saifullah Yusuf maju di Pilkada Jawa Timur dengan dukungan PDI Perjuangan dan PKB.

Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf mengaku terkejut dengan pengunduran diri Azwar Anas yang disampaikan melalui pesan singkat WhatsApp.

Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu mengaku bahwa dirinya belum tahu secara pasti mengenai alasan mundurnya tersebut, karena baru sebatas menyampaikan melalui pesan singkat saja. Azwar Anas akan menyampaikan alasannya tersebut saat bertemu dengan dirinya.

Gus Ipul mengatakan, Azwar Anas yang lebih berhak menjelaskan lebjh detil mengenai isu pengunduran dirinya tersebut. “Biar Mas Anas yang menjelaskan langsung,” ujarnya.

Saifullah Yusuf mengaku saat ini tengah mendalami sejumlah isu yang berkembang dan meminta masyarakat sabar penjelasan menunggu hingga sebelum masa pendaftaran, 8-10 Januari 2018.

“Kita tunggu nanti hasilnya 2-3 hari ke depan. Pada saatnya nanti akan disampaikan karena sekarang kami fokus pada rencana selanjutnya,” kata Bacagub Jatim yang juga salah satu Ketua PBNU tersebut.

Azwar Anas Mundur, Risma Kembali Muncul

Lalu bagaimana rencana selanjutnya dari koalisi PDIP-PKB di Pilgub Jatim. Rencananya, mundurnya Abdullah Azwar Anas ini akan digantikan dengan Walikota Surabaya Tri Rismaharini.

Kabar tersebut diungkapkan Wasekjen DPP PKB Maman Imanul Haq. Dia mengungkapkan bahwa calon pengganti Abdullah Azwar Anas saat ini sudah berada di Jakarta.

“Pendampingnya (Gus Ipul) Risma, Risma sudah di Jakarta,” katanya

Penyebab Azwar Anas Mundur?

Sejumlah kabar beredar menebak alasan mundurnya Abdullah Azwar Anas, dari kabar adanya evaluasi dari PDI Perjuangan, ingin konsentrasi di Banyuwangi, hingga kabar bahwa terdapat “sesuatu” yang akan dibongkar jika Azwar Anas tetap maju di Pilgun Jatim.

Saifullah Yusuf dan Maman Imanul Haq mengaku tidak tahu alasan Azwar Anas mundur. “Nggak tahu (alasannya), mungkin ingin konsentrasi di Banyuwangi,” kata Maman.

Kabar lain menyebutkan bahwa ada upaya mendongkel Azwar Anas dengan ‘sesuatu’ yang merupakan aib masa alu Azwar Anas, akan tetapi kabar ini tidak jelas siapa penyebarnya dan tidak dapat dipercaya karena tidak terdapat sumber otentiknya.

Hasto: Tidak Ada Evaluasi Azwar Anas

Dalam kesempatan itu Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto menegaskan, bahwa pihaknya tidak akan mengubah keputusan yang sudah diambil, yaitu mengusung Gus Ipul dan Abdullah Azwar Anas.

Hasto juga membantah nama Risma Triharini diusung PDI Perjuangan menggantikan Abdullah Azwar Anas.

“Ketika PDI Perjuangan telah mengambil keputusan politik, kami kokoh. Kami tidak mudah digoyahkan oleh berbagai hal. Kami konsisten dengan penetapan itu, karena semua melalui pertimbangan matang. Kecuali tiba-tiba ada angin puting beliung di musim pancaroba ini, misalnya begitu, tetapi kami sebagai partai yang konsisten dalam mengusung pasangan calon,” tegasnya.

Menurutnya, dinamika politik Jatim memang sangat tinggi, sebelumnya adalah penolakan Yenny Wahid, putri Gus Dur, yang diusung Prabowo Subianto untuk maju di Jawa Timur. Yenny menolak karena alasan menjaga keutuhan NU dan juga tidak diizinkan keluarga dan para kyai.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here