Kasus MetroTV, MUI: Stasiun TV Harus Punya Konsultan Agama

0
48

ORANYENEWS- Majelis Ulama Indonesia (MUI) ikut mengkritisi tayangan program keagamaan bernama Syiar Kemuliaan di MetroTV yang salah menulis dua ayat suci Al Quran. Menurut MUI stasiun televisi yang memiliki program keagamaan harus memiliki konsultan keagamaan.

Demikian disampaikan Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam Soleh, Rabu 6 Desember 2017.

Viral,  foto Ustadzah PKS Salah Tulis Ayat Quran

“Pihak pengelola program, apapun programnya, harus ada mekanisme kontrol terhadap konten. Apalagi konten dakwah. Harusnya ada quality control, dan pengarah yang bisa memberikan pandangan dan pengawasan. Di sini menjadi penting keberadaan konsultan keagamaan yang memang memiliki kemampuan di bidang agama secara mendalam,” jelasnya.

Menurut Niam, dakwah itu bukan sekedar menyampaikan, akan tetapi menyampaikan kebenaran, dengan materi yang baik dan benar serta cara yang baik dan benar.

“Pengelola program dakwah juga punya tanggung jawab untuk menjamin materi yang disampaikan itu baik dan benar, sehingga bisa mendatangkan manfaat yang baik bagi umat,” katanya.

Jelas Niam, jika melihat tulisannya, hal tersebut bisa jadi kesalahan pada penulisnya yang kurang memahami bahasa Arab.

Dia berharap, permasalahan ini menjadi pelajaran yang berharga, utamanya bagi media televisi agar lebih selektif. “MUI siap memberikan pembimbingan,” katanya.

Menurutnya, peristiwa ini harus dijadikan sebagai introspeksi. Situasi seperti ini bisa menimbulkan masalah etika penyiaran dan menjatuhkan kredibilitas lembaga penyiaran. “Masyarakat banyak menilai adanya ketidakprofesionalan,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here