November, Nilai Tukar Petani Tertinggi Selama Empat Tahun Terakhir

0
20

ORRANYENEWS-Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) Nasional pada November 2017 sebesar 103.07. Capaian ini merupakan NTP tertinggi selama empat tahun terakhir untuk bulan yang sama.

Demikian rilis Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian pada Senin 4 Desember 2017.

Pada November 2014 NTP tercatat sebesar 102.37, November 2015 sebesar 102.95, dan November 2016 sebesar 101.31.

NTP bulan November 2017 ini juga lebih tinggi bila dibandingkan pada bulan Oktober 2017 yang mencapai 102,78.

“Naik month to month 0,28 persen. Jadi selama beberapa bulan terakhir menunjukkan kenaikan,” ungkap Kepala BPS Suhariyanto di Kantor BPS, Jakarta Pusat, Senin 4 Desember 2017.

BPS memang mencatat sejak April hingga bulan ini, NTP secara konsisten menunjukkan tren peningkatan. NTP bulan April tercatat mencapai 100.01, bulan Mei 100.15, bulan Juni 100.53, bulan Juli 100.65, bulan Agustus 101.6, bulan September 102.22, dan bulan Oktober 102.78.

Kenaikan yang terjadi dari bulan Oktober ke November tahun ini juga berbanding terbalik dengan kondisi pada tahun 2014. Pada tiga tahun lalu, NTP November 2014 justru turun sebesar 0,5%, dari 102,87 pada bulan Oktober 2014 menjadi 102,37 pada bulan berikutnya.

Suhariyanto mengatakan kenaikan NTP Nasional ini terjadi karena ada kenaikan pada Indeks Harga yang Diterima Petani (It) dari 131,59 pada Oktober 2017 ke 132,34 di November 2017 atau naik sebesar 0,57 persen. Menurut data yang dikeluarkan BPS, NTP tanaman pangan tanaman perkebunan rakyat meningkat masing-masing 0,97% dan 0,25%. Kenaikan NTP tanaman pangan dipengaruhi oleh kenaikan harga gabah, ubi kayu, dan ubi jalar.

Menanggapi capaian NTP kali ini, Plt Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan Suwandi mengungkapkan tren positif kenaikan NTP menunjukkan adanya peningkatan kemampuan daya beli. Semakin tinggi NTP, akan semakin kuat tingkat kemampuan atau daya beli petani.

“Kami mengharapkan raihan positif ini terus berlanjut. Kementan selalu berkomitmen untuk menjalankan program pertanian yang pro petani. Kami harapkan program-program pertanian berdampak pada kesejahteraan petani dan mewujudkan kedaulatan pangan” ungkap Suwandi.

Salah satu upaya pemberdayaan petani dilakukan dengan membangun jiwa kewirausahaan petani dan penguatan kelembagaan petani. Dalam hal berusahatani, terus digalakkan mekanisasi dengan alat dan mesin pertanian. “Dengan mekanisasi, para petani dapat berproduksi lebih efisien, lebih cepat, dan lebih produktif, serta menghasilkan produk berkualitas. Penggunaan teknologi dan mekanisasi ini mampu menarik minat generasi muda terjun ke pertanian” ucapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here