Ini Rencana Gatot Nurmantyo Usai Pensiun dari Panglima TNI

0
89
Gatot Nurmantyo
Gatot Nurmantyo saat tinjau pasukan.

ORANYENEWS- Nama Gatot Nurmantyo hari ini muncul lagi, tapi bukan karena ada kiriman senjata ilegal atau karena aksi 212, akan tetapi Presiden Joko Widodo telah mengirimkan surat pemberhentian dirinya secara hormat dan juga nama penggantinya sebagai Panglima TNI ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Ya, pagi ini Menteri Sekretaris Negara Prof Pratikno telah bertemu dengan pimpinan DPR yang diwakili Wakil Ketua DPR Fadli Zon, dengan menyerahkan surat penunjukan calon tunggal pengganti Panglima TNI selepas Jenderal Gatot Nurmantyo pensiun. Gatot Nurmantyo pensiun pada tanggal 13 Maret 2017. Calon pengganti Gatot Nurmantyo adalah Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kepala Staf Angkatan Udara.

gatot nurmantyo
Presiden Jokowi dan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Lalu, apa dan bagaimana rencana Jenderal Gatot Nurmantyo setelah pensiun sebagai Panglima TNI.

Pria yang sudah mengabdi selama 35 tahun sebagai anggota TNI ini pernah menjawab pertanyaan tersebut saat jumpa pers HUT TNI yang terakhir dipimpinnya, pada 5 Oktober 2017 di Dermaga Indah Kiat, Cilegon, Banten.

Dalam kesempatan itu, dia mengaku sulit memiliki waktu yang cukup untuk keluarga. Sebab itu, jika pensiun nanti dirinya ingin menghabiskan waktu lebih lama dengan anak dan cucunya nanti.

Akan tetapi, walaupun sudah pensiun dirinya tidak akan berhenti mengabdi sebagai prajurit. Sebab itu, panggilan tugas sekecil apapun dari negara jika dipanggil, maka sebagai prajurit dirinya akan siap menjawabnya.

Ditanya soal kemungkinan ke dunia politik usai pensiun, Gatot mengaku tidak punya pengalaman politik praktis. Dia hanya punya pengalaman politik kenegaraan.

Menanggapi pensiun Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, dua partai politik mengaku sudah siap menampung, yaitu Partai Golkar dan Partai Nasdem. Adalah Bobby Adhityo Rizaldi, anggota Komisi I Partai Golkar, dan Sekjen Nasdem Johnny G Plate yang sudah siap menampung Jenderal Gatot Nurmantyo.

“Kalau menampung ya semua partai menampung tokoh-tokoh yang punya kemampuan, tokoh nasional, NasDem ya juga pastilah menampung. Tergantung pilihannya Pak Gatot,” kata Johnny.

“Kiranya memang tertarik masuk politik praktis, politik elektoral, mengabdi ke masyarakat setelah menjadi panglima, Partai Golkar siap memfasilitasi hal tersebut,” ujar Bobby.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here