Ini Penampakan Jam Tangan Seharga Motor

0
33
Jam tangan seharga motor.

ORANYENEWS- Peminat Smartwatch atau jam tangan pintar ternyata mengalami peningkataan, walaupun tidak sebesar peminat ponsel pintar di Tanah Air. Sejumlah produsen ponsel pintar seperti Samsung, Apple, Huawei, dan Xiamo pun berlomba-lomba membuat jam tangan pintar tersebut demi memenuhi permintaan pasar.

Data penelitian International Data Corporation (IDC) menunjukkan industri wearable device mengalami peningkatan minat pasar pada kuartal I/2017. Selama tiga bulan pertama tahun ini, para vendor menjual tak kurang dari 24,7 juta perangkat wearable.

Angka itu naik 17,9 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu, di mana para vendor hanya menjual 20,9 juta perangkat wearable. Dua vendor yang mendominasi pasar tersebut adalah Xiaomi dan Apple. Xiaomi sendiri unggul tipis atas Apple.

Jam tangan pintar atau smartwatch.

Xiaomi menjual 3,6 juta wearable sepanjang kuartal I/2017 dengan raihan pangsa pasar sekitar 14,7% atau menurun sekitar 3,3% dari penjualan ‎di periode yang sama tahun lalu.

Peningkatan signifikan ditunjukan Apple dengan persentasi pertumbuhan 64,1%. Pabrikan Cupertino itu juga menjual 3,6 juta unit wearable pada kuartal ini, sementara sebelumnya cuma 2,2 juta. Pangsa pasar Apple sendiri pada kuartal pertama 2017 mencapai 14,6%.

Pangsa pasar jam tangan pintar masih menarik sampai saat ini, buktinya produsen perlengkapan navigasi dan komunikasi global bernama Garmin telah memperkenalkan produk teranyarnya bernama D2 Charlie yang akan dilepas ke pasar Indonesia dengan harga Rp15 juta.

Rencananya, jam tangan premium tersebut ditujukan bagi konsumen yang menyukai aktivitas olahraga baik soft maupun olahraga ekstrim seperti aerosport yang dapat mengukur kecepatan dan tingkat stres berdasarkan detak jantung karena sudah mengadopsi fitur HRM Elevate 2.0.

‎Keunggulan produk tersebut adalah memiliki fitur dasar berbasis navigasi seperti radar ‎prakiraan cuaca dunia, informasi mengenai bandara termasuk tentang landasan pacu dan data cuaca. Selain itu, fitur lain yang disediakan pada jam tangan pintar tersebut di antaranya adalah altimeter, barometer, dan kompas.

Tidak hanya itu, jam tangan pintar tersebut juga dapat dihubungkan ke ponsel pintar melalui aplikasi Garmin Connect, agar pengguna dapat mengatur jadwal olahraga dan notifikasi akan muncul di jam tangan. Sehingga pengguna tidak perlu lagi memantau beragam notifikasi di ponsel.

Produk tersebut merupakan jam tangan pintar ke dua yang diperkenalkan Garmin tahun ini, sebelumnya ada produk Fenix 5X. Namun, khusus untuk produk kali ini, Garmin menargetkan konsumen pria.

‎Kendati demikian sejumlah fitur yang ada pada D2 Charlie tersebut adalah fitur yang sudah ada pada Fenix 5X seperti di antaranya 20 jam GPS Mode atau 35 jam mode UltraTrac dan baterai yang hemat daya.

Jam tangan pintar yang menggunakan bahan Titanium Bezel berlapis karbon tersebut rencananya akan dijual melalui jalur online dan offline di Electronic City‎ yang tersebar di wilayah Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here