Tersangka Setya Novanto Masih Ketua DPR dan Ketum Golkar

0
47
Setya Novanto dan Idrus Marham
Setya Novanto dan Idrus Marham

ORANYENEWS– Tersangka kasus suap proyek e-KPT Setya Novanto masih teruji kekuatannya. Walaupun sudah berada di balik jeruji penjara, posisinya sebagai Ketua DPR RI dan juga Ketua Umum Partai Golkar tetap disandangnya. Yang berubah hanya Sekjen Partai Golkar Idrus Marham yang ditunjuk sebagai Plt Ketua Umum.

Rapat Pleno Partai Golkar tadi malam memastikan tidak mengganti Setya Novanto sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Rapat pleno memutuskan menunggu hasil sidang praperadilan yang diajukan Setya Novanto.

Idrus Marham dan Nurdin Halid.

Berikut poin hasil rapat pleno Partai Golkar yang dibacakan Ketua Harian DPP Partai Golkar Nurdin Halid:

  1. Menyetujui Idrus Marham menjadi Plt Ketum sampai praperadilan;

    2. Kalau Setya Novanto menang praperadilan, maka plt berakhir;

    3. Kalau Setya Novanto kalah, meminta Setya Novanto, mengundurkan diri sebagai Ketum. Kalau Setya Novanto tidak mengundurkan diri, pleno memutuskan munaslub;

    4. Keputusan strategis harus melibatkan Ketua Harian, Sekjen, Bendahara, dan ketua korbid;

    5. Keputusan soal posisi Setya Novanto sebagai Ketua DPR menunggu praperadilan.

Setnov Masih Ketua DPR

Sedangkan mengenai posisi Setya Novanto sebagai Ketua DPR dipastikan tidak tergoyahkan. Wakil Ketua DPR Fachri Hamzah menegaskan bahwa Setya Novanto masih berkedudukan sebagai Ketua DPR.

“Dia (Novanto) masih ketua DPR RI. Jangan dibilang kosong. Tidak ada yang kosong jabatan ketua,” tegas Fachri di Senayan.

Bahkan, menurutnya Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) tidak bisa menonaktifkan Setya Novanto karena masih berstatus tersangka, belum terdakwa. Itu menurutnya, berdasarkan UU No 17 tahun 2014 tentang MPR, MPRD, DPRD, dan DPD (MD3). “Seseorang baru bisa dinonaktifkan dari jabatan Ketua DPR bila sudah berstatus terdakwa”.

Lalu, apakah Setya Novanto akan kembali terlepas dari status tersangka dan kembali menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar dan Ketua DPR RI? Tergantung dari hasil keputusan hakim praperadilan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here