Gunung Agung Meletus, Bandara Ngurah Rai Masih Aman

0
43
Gunung Agung meletus

ORANYENEWS- Gunung Agus meletus pada hari Selasa 21 November sore pukul 17.05 WITA. Letusan tersebut tidak mengganggu jalur penerbangan di Bandara Ngurai Rai, Bali.

Kepala Pusat Data Infornasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan sejauh ini, letusan gunung tersebut belum memiliki pengaruh terhadap penerbangan.

“Statusnya masih level oranye. Dianggap normal, belum mengganggu penerbangan,” kata Sutopo.

Akan tetapi, sikap kehati-hatian tetap harus dikedepankan dalam menghadapi letusan Gunung Agung, walau statusnya masih siaga tiga. “Ya tetap berhati-hati saja,” ujarnya.

Gunung Agung meletus
Gunung Agung meletus

Dia pun mengimbau kepada masyarakat di sekitar Gunung Agung agar tidak terlalu panik, pasalnya Pariwisata Bali dan Bandara masih dalam status aman.

Sutopo melanjutkan, letusan Gunung Agung kali ini mengeluarkan asap kelabu tebal dengan tekanan sedang hingga tinggi maksimum 700 meter di atas puncak.

Katanya, PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi) saat ini masih melakukan analisis terhadap aktivitas vulkanik. Aktivitas vulkanik hingga kini belum menunjukkan adanya lonjakan kenaikan kegempaan. Tremor Non-Harmonik sebanyak 1, kali dengan amplitudo 2 mm dan durasi 36 detik. Gempa vulkanik dalam sebanyak 2 kali dengan amplitudo 5-6 mm dan durasi 8-26 detik.

Sutopo meminta kepada masyarakat untuk tetap mengikuti semua rekomendasi dari PVMBG. Masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki, pengunjung, dan wisatawan juga diimbau agar tidak berada, melakukan pendakian, dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya.

Dengan adanya letusan tersebut, maka zona bahaya adalah di dalam area kawah Gunung Agung dan di seluruh area di dalam radius 6 km dari Kawah Puncak Gunung Agung dan ditambah perluasan sektoral ke arah Utara-Timurlaut dan Tenggara-Selatan-Barat daya sejauh 7,5 km.

Daerah yang terdampak antara lain Dusun Br. Belong, Pucang, dan Pengalusan (Desa Ban); Dusun Br. Badeg Kelodan, Badeg Tengah, Badegdukuh, Telunbuana, Pura, Lebih dan Sogra (Desa Sebudi); Dusun Br. Kesimpar, Kidulingkreteg, Putung, Temukus, Besakih dan Jugul (Desa Besakih); Dusun Br. Bukitpaon dan Tanaharon (Desa Buana Giri); Dusun Br. Yehkori, Untalan, Galih dan Pesagi (Desa Jungutan); dan sebagian wilayah Desa Dukuh.

Jumlah pengungsi Gunung Agung saat ini sebanyak 29.245 jiwa dan berada 278 titik pengungsian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here