Profil Dokter Ryan, Spesialis Kecantikan Penembak Istri

0
82
Dokter Ryan Helmi
Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

JAKARTA-  Siapa sangka seorang dokter spesialis kecantikan bisa berbuat sadis dengan membunuh istrinya sendiri, dengan enam kali tembakan. Dia sudah menyiapkan dua buah pistol yang dibawanya di dalam tas saat hendak bertemu istrinya.

Diduga pembunuhan dipicu dengan gugatan cerai yang diajukan istrinya, dokter Letty Sultri, ke Pengadilan Agama Jakarta Timur. Gugatan cerai dilakukan, karena dokter Ryan Helmi seringkali melakukan KDRT kepada dirinya.

Lalu siapa dokter Ryan, mengapa dia tega membunuh wanita yang telah dinikahinya selama 5 tahun dengan sadis.

Dokter Ryan Helmi yang berusia 41 tahun, 5 tahun lebih muda dari istrinya itu dikenal sebagai dokter spesialis kecantikan. Dia tercatat sebagai anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Jakarta dengan nomor pokok anggota 81031. Dokter dengan spesialisasi kulit dan kecantikan itu, merupakan lulusan fakultas kedokteran Universitas Trisakti.

Dokter Letty dan dokter Ryan Helmi (insert)

Suami dari dokter Letty Sultri itu diketahui membuka praktek di Imperrial Aesthetic Clinic yang lokasinya di Jalan Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur. Klinik yang diketahui memberikan pelayanan kecantikan dan perawatan kulit itu berlokasi tak jauh dari tempat bekerja dokter Letty Sultri, di Klinik Azzahra, lokasi penembakan.

Pernikahan dokter Ryan Helmi dan dokter Letty Sultri diketahui tidak berjalan harmonis, selama lima tahun mereka menikah, belakangan terjadi KDRT, dengan banyak penyebab, salah satunya adalah perihal momongan atau anak, yang hingga kini belum mereka dapatkan.

Bahkan, karena seringnya dokter Ryan Helmi melakukan kekerasan terhadapnya, dokter Letty pun pernah melaporkannya ke pihak kepolisian, kemudian mengajukan gugatan cerainya.

Rencananya, gugatan cerai tersebut akan diputus pada 21 November, atau sekira 11 hari lagi. Akan tetapi, dokter Ryan berupaya untuk berbicara dengannya agar mencabut gugatan cerainya. Dia menyiapkan dua pistol yang dimasukkan dan disimpan di dalam tas yang dibawanya.

Kemudian, dia dengan menggunakan ojek online mendatangi tempat istrinya bekerja. Berencana bicara empat mata, tapi dokter Letty tidak mau, pelaku pun naik pitam, sehingga cekcok pun terjadi di depan ruang klinik.

Cekcok memanas, dokter Ryan mengeluarkan sebuah senjata api dan mencoba menodongkannya kepada dokter Letty. Korban pun berupaya menyelamatkan diri dengan bersembunyi ke sebuah ruangan administrasi, dan sembunyi. Tetapi, dokter Ryan tak habis akal, dia mengintip melalui sebuah lubang dan kemudian menembak istrinya sebanyak enam kali.

Selanjutnya, sore pukul 16.00 WIB, dokter Ryan menyerahkan dirinya ke pihak kepolisian dan mengaku telah membunuh istrinya.


Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here