Survei Calon Presiden, Habib Rizieq Kalahkan Rhoma Irama dan Mahfud MD

0
177
habibi rizieq
Dari Hasil Survey Menginginkan Habib Rizieq Menjadi Presiden

JAKARTA – 150 hari lebih Imam Besar Front Pembela Islam, Habib Rizieq Shihab tidak pulang ke Tanah Air setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus chatting mesum dengan muridnya, Firza Husein. Walau begitu, dia tetap masuk dalam jajaran calon presiden dalam sebuah pengawasan nasional.

Bahkan, mengalahkan pedangdut Rhoma Irama, eks Ketua MK Mahfud MD, dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar.

Lembaga Survei Indikator diadakan pada tanggal 17-14 September 2018, dengan mengambil 1.220 responden berusia 17 tahun ke atas, yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia.

Berikut Data Lengkap: Hasil Survey Nasional Indikator klik disini

Dalam pertanyaan apakah pemilihan presiden diadakan sekarang, siapa yang akan ibu / bapak pilih?

Presiden Joko Widodo masih kalah dalam urutan pertama dengan prosentase 47,3 persen, kemudian disusul Prabowo Subianto dengan 19 persen, SBY di 3,7 persen, Anies Baswedan 2,2 persen, Ahok 2,0 persen, Gatot Nurmantyo 1,7 persen.

Akankah yang menarik berada di urutan 12 ada nama Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab yang berada tepat di bawah Walikota Bandung Ridwan Kamil di urutan 11.

Rizieq suara 3,5 persen, unggul vs beberapa nama tokoh nasional, pemimpin ormas, sampai ketua umum partai politik.

Ada nama Rhoma Irama, mantan ketua MK Mahfud MD, dan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, masing masing 4 persen.

Jauh di bawahnya lagi ada Menko Polhukam Wiranto, Kepala BIN Budi Gunawan, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Yusril Ihza Mahendra, dan pengusaha Chairul Tanjung yang hanya mendapat 2 persen.

Habib Rizieq dan Arifin Ilham.

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PPP Romahurmuziy, juga hanya diberi 0,1 persen suara saja.

Burhanuddin Muhtadi, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia melakukan survei dengan cara memberikan daftar nama kepada responden.

“Kami menyodorkan beberapa nama yang representatif untuk dipilih responden karena dengan daftar nama tinggal 13,4 persen responden yang tidak mau menjawab. Jika ditanyai tanpa daftar nama ada 47,4 persen responden yang tidak menjawab,” jelas Burhan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here