Referendum Catalunya, Barcelona Terancam Keluar dari La Liga

0
173

CATALUNYA- Referendum Pemerintah Catalunya tidak hanya berimbas pada dunia politik, tapi juga olahraga. Klub sepakbola kebanggaan warga Catalan, yaitu Barcelona terancam juga ikut keluar dari La Liga, liga sepakbola utama Spanyol.

Hasil referendum warga Catalan memutuskan bahwa mereka memilih merdeka dari Spanyol, dengan hasil 2,02 juta dari 2,26 juta pemilih setuju merdeka dari Spanyol.

Josep Maria Bartomeu, Presiden FC Barcelona mengakui bisa saja klubnya keluar dari Liga Spanyol mengikuti keputusan politik Pemerintah Catalunya.

Direksi Barcelona pun bersiap untuk duduk bersama, berdiskusi, dan melakukan analisis secara tenang, untuk menentukan arah masa depan Barcelona. “Jika kemerdekaan Catalunya terjadi, direksi bakal meninjau status klub,” ungkap sang patron.

Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu.

Tentu saja keluarnya Barcelona dari sepak bola spanyol merupakan kerugian besar bagi tim nasional. Pasalnya tim La Blaugrana itu memiliki peran penting dalam menjaga gengsi kompetiti Liga Spanyol dengan 24 kali gelar di kasta pertama.

Barcelona juga merupakan klub yang aktif menyumbang pemain untuk timnas Spanyol, di antaranya Gerard Pique dan Sergio Busquets.

Pada pertandingan terakhirnya, 1 Oktober lalu, Barcelona terpaksa bertanding tanpa penonton saat menjamu Las Palmas. Tribune Camp Nou kosong melompong ketika Blaugrana menang telak 3-0 atas lawannya itu.

Pertandingan tersebut digelar bertepatan dengan referendum rakyat Catalunya, yang dianggap ilegal oleh pemerintah Spanyol. Pemerintah Spanyol bahkan mengerahkan polisi ke tempat-tempat pemungutan suara. Akibatnya, bentrokan pun tak terhindarkan dan ada 92 orang yang mengalami cedera.

Managemen Barca sebenarnya telah meminta agar pertandingan tersebut ditunda dengan adanya krisis politik di Catalunya. Tetapi, permintaan mereka ditolak oleh otoritas La Liga (LFP). Lalu, jalan keluarnya pertandingan digelar tanpa penonton.

“Kami sepenuhnya mengerti bahwa banyak dari member dan fans yang lebih memilih untuk menunda pertandingan. Itulah kenapa saya katakan ini merupakan salah satu keputusan paling sulit yang saya ambil selama menjadi Presiden Barca,” jelas Bartomeu.

Menteri Olahraga Catalunya, Gerard Figueras, mengatakan Barca bisa juga bermain di luar negeri apabila Catalunya benar-benar merdeka dari Spanyol.

Tim klub Barcelona.

Menyambut pernyataan ini, pelatih Arsenal, Arsene Wenger, menyambut hangat prospek jika Barcelona bergabung di kompetisi Liga Inggris. Walaupun dia menilai The Gunners akan memiliki tugas lebih berat di masa depan, dengan adanya Barcelona di Liga Inggris.

“Saya akan belajar bahasa Katalunya. Jika Barcelona ingin bergabung dengan Liga Inggris, itu akan membuat segalanya menjadi lebih sulit bagi semua orang,” ucap Wenger disitat dari Sportsmole.

“Namun, saya rasa mereka tidak lolos sejauh itu. Sangat menarik dan akan ada insiden di dalam olahraga karena Barcelona merupakan klub yang sangat politik,” tambahnya.

“Saya pikir akan menarik untuk melihat bagaimana mereka merespon di kejuaraan. Kami memiliki cukup banyak klub di sini, namun jika Anda ingin menambah klub, maka kami harus mengundang klub Skotlandia sebelum kami pergi menuju Spanyol,” tuntasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here