Sukses Gagalkan 1 Ton Narkoba, Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan ‘Naik Pangkat’

0
125
Irjen Pol M Iriawan
Share
  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

JAKARTA- Irjen Polisi M Iriawan dimutasi dari jabatannya sebagai Kapolda Metro Jaya digantikan Irjen Idham Azis, yang kini menjabat sebagai Kadiv Propam Polri. Selanjutnya, Iriawan akan menjabat sebagai Asisten Operasi (Asops) Kapolri.

Pergantian tersebut terdapat dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1768/VII/2017 Kamis 20 Juli 2017. Posisi Irjen Idham Azis sebagai Kadiv Propam Polri akan digantikan Martuani yang sebelumnya menjabat Kapolda Papua Barat, posisi tersebut diisi Brigjen Rudofl Albert Rodja.

Mutasi M Iriawan di tengah sejumlah prestasinya menimbuilkan tanda tanya besar, mengapa jenderal polisi yang berhasil justru dimutasi?.

Irjen Pol M Iriawan

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian sadar betul pertanyaan tersebut akan muncul dan dia pun segera memberikan tanggapan. Dia mengaku memutasi M Iriawan untuk mendapatkan dukungan dari pekerjaan yang lebih besar tantangannya.

“Saya memerlukan beliau untuk membantu saya di posisi yang lebih menantang seperti ini,” jawab Tito di Smesco, Pancoran, Jakarta.

Posisi menantang, karena Kapolri butuh bantuan untuk pengamanan agenda-agenda penting yang bersifat nasional dan internasional. Di antaranya adalah Asian Games 2018, Pilkada 171 wilayah di seluruh Indonesia, IMF World Bank Conference di Bali

“Paling tidak beliau menyusun langkah-langkahnya apalagi Asisten Operasi adalah salah satu deputi keamanan untuk Asian Games itu. Saya memerlukan beliau untuk posisi yang lebih penting. Karena dinamika Jakarta mohon maaf setelah (Pilkada) DKI relatif mengendor, mudah-mudahan (aman) terus,” terangnya.

Lain itu, memberikan apresiasi kepada M Iriawan karena telah bekerja dengan baik di Polda Metro Jaya. Di masa kepemimpinan Iriawan, Polda Metro berhasil menggagalkan penyelundupan 1 ton sabu, paling besar dalam sejarah.

“Saya anggap Pak Kapolda sangat sukses, penangkapan kasus-kasus besar, cukup besar, ini narkotika, dalam sejarah pengungkapan narkotika terbesar, di zamannya Pak Kapolda Metro, Pak M Iriawan,” urainya.

Di tempat yang sama, Irjen Polisi M Iriawan mengatakan bahwa mutasi jabatan dirinya menjadi Asops Kapolri merupakan kepercayaan pimpinan kepada dirinya. Dia pun mengaku akan mengemban tugas barunya dengan optimal, sama seperti saat menjabat Kapolda Metro Jaya.

Mengenai kasus Novel yang belum terungkap, M Iriawan berharap Kapolda yang baru akan mampu mengungkap kasus tersebut, tutup mantan Kapolda Jawa Barat itu.


Share
  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here