Gucci, Brand Fashion Ternama Dunia Kreasi Seorang Lift Boy Hotel

0
133
Gucci
Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SIAPA tak kenal dengan brand fashion internasional bernama Gucci? Nama ini bak sihir bagi pecinta fashion, saat melihat produknya langsung saja ingin merogoh kocek untuk membelinya. Tak salah, karena memang Gucci selalu menghadirkan produk berkualitas yang membuat mata silap.

Tapi tahukah Anda jika ternyata Gucci adalah sebuah brand yang diciptakan seorang Lift Boy hotel? Ya, penciptanya adalah Gucciano Gucci. Lahir sebuah kawasan manufaktur di Florence, Italia tahun 1881.

Gucciano Gucci

Saat berusia 18 tahun, putra seorang pedagang ini berkelana mencari pekerjaan hingga ke Paris dan London. Saat di London dia bekerja di Savoy Hotel. Dia bekerja sebagai lif boy di hotel tersebut.

Setiap kali melayani tamu di hotel tersebut, dia terkesima dengan gaya hidup glamour para tamu hotel, juga dengan desain tas-tas mewah yang dibawa para tamu yang saat itu dirajai merek H.J & Sons. Dari situlah, Gucci tertarik dengan dunia fesyen dan bermimpi untuk mendirikan sebuah usaha.

Di awal tahun 1905, Gucci memutuskan pulang ke kampung halamannya di Florence. Saat itu dia mendirikan sebuah usaha membuat pelana kuda dan tas bagi penunggang kuda yang terbuat dari bahan kulit. Saat itu, kuda adalah alat transportasi yang sangat populer dan modern.

Saat itu, para bangsawan yang menggunakan kereta kuda tertarik dengan tas hasil kreasi Gucci, saat itu bisnis pelananya pun mendulang sukses.

Gucci

Sukses dengan usaha pelana kudanya, Gucci mendirikan butik pertamanya di tahun 1921 di Florence, The House of Gucci. Dua tahun kemudian, dia merilis tas kulit perdananya. Sejak itu, Gucci menjadi salah satu merek mewah yang dicari para penggila fesyen.

Turis yang datang ke Florence, Italia, pasti menyempatkan diri untuk datang ke The House of Gucci untuk membeli tas, koper, sabuk, dan sepatu.

Di tahun 1937, Gucci membuat dunia fashion geger dengan meluncurkan tas khusus berkuda bernama Bamboo bag, yaitu tas pada pelana kuda yang pegangannya terbuat dari bambu.

Kala itu, tas tersebut cukup sukses dan sangat diminati masyarakat kelas menengah ke atas. Kebanyakan pelanggan Gucci adalah bangsawan pnunggang kuda. Bahkan, hingga saat ini Bamboo bag masih menjadi produk andalan Gucci.

Gucci yang memulai usaha fashion itu akhirnya tutup usia di tahun 1953. Usahanya dilanjutkan keempat anaknya, Vasco, Aldo, Ugo, dan Rodolfo.

Selanjutnya, Gucci semakin terkenal dan menjadi merek internasional, setelah keempat anaknya mengembangkannya dengan membuka butik di London, Paris, dan New York.

PERAN JACKIE KENNEDY TENARKAN GUCCI

Salah satu yang membuat Gucci semakin terkenal adalah setelah istri Presiden Amerika Serikat John F Kennedy, Jackie Kennedy yang kedapatan kamera menggnakan tas Gucci. Sejak itu, tas yang dikenakan Jackie dikenal dengan sebutan Jackie O Bag.

Jackie Kennedy.

Setelah London, Paris, dan New York, Gucci terus melebarkan sayapnya dengan membuka butik di Hong Kong dan Tokyo. Lalu, untuk membuat ciri khusus, Gucci pun membuat logo GG sebagai singkatan dari Guccio Gucci di tahun 1961.

Tahun 1999-2000 tas Jackie O kembali diluncurkan dalam berbagai warna dan variasi. Peluncuran itu mendapatkan tanggapan positif, dan era itu menjadi era bangkitnya tas Gucci.

Bahkan salah satu produknya, Jackie Crocodile Shoulder Bag menjadi tas termahal dengan nilai USD37.400 atau Rp449 juta (kurs Rp12.000), setara dengan harga sebuah mobil SUV (Sport Utility Vehicle). Tas yang terbuat dengan bahan kulit buaya asli berwarna coklat dan emas, tas tersebut sangat menarik perhatian para wanita terkaya. Dalam desainnya, tas tersebut menyediakan saku untuk menyimpan telepon, dan dirancang secara khusus bagi pecinta fashion.

Tak hanya produk glamour untuk wanita, Gucci yang sudah berusia 90 tahun juga terus mengembangkan produknya dengan fokus eksklusivitas, kualitas, dan ciri khas fashion Italia. Tak hanya untuk kalangan dewasa, Gucci juga berupaya menarik perhatian anak-anak miliarder, seban itu Gucci meluncurkan sejumlah koleksi fesyen anak.

Kini, nilai merek Gucci telah mencapai USD9,45 miliar atau Rp113,5 triliun dan itu membuatnya menempati posiso kedua merek termahal dunia setelah Louic Vuitton. Saat ini Gucci juga telah memiliki 450 butik di seluruh dunia dan memiliki pendapatan ratusan triliun pada setiap tahunnya.


Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here