Pengakuan Mengejutkan Penari Erotis di Inul Vizta Kediri: Maunya ML Bersama di Ruang Karaoke

0
208
Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KEDIRI – Pengakuan kejutan datang dari penari erotis di tempat karaoke Inul Vizta, Kediri. Mereka mengaku kerap kali melayani permintaan bersenggama di ruang karaoke, tapi tidak mau sendiri, harus bersama 2-3 penari lainnya.

Pengakuan tersebut disampaikan PP, salah satu penari erotis di Inul Vizta, Kediri yang diamankan Unit Asusila, Subdit Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim.

Pengakuan PP, sebelum menjalani profesi sebagai Ladies Company sekaligus penari striptis di Karaoke Inul Vizta, dia pernah bekerja sebagai penyanyi panggung bersama sebuah orkes di Kediri.

“Tahun 2007 saya menjadi penyanyi panggung bersama orkes di Kediri,” aku PP.

Tapi, karena penghasilan sebagai penyanyi panggung tak menentu, dia pun mencoba bantingb setir menjadi ucapan karaoke di Inul Vizta Karaoke.

Akhirnya, kawan membantu dirinya untuk berkenalan dengan manajer Inul Vizta yang disebut Ilham (36), dari situlah akhirnya dia menerima bekerja sebagai karaoke.

Menurutnya bekerja di Inul Vizta lebih menggiurkan, satu jam menemani tamu Rp100 ribu, tiga jam lebih bisa Rp500 ribu.

Tak hanya menemani, PP juga melayani permintaan menari bugil, hanya saja pakaian dalam. Tiap penari dibayar Rp100 ribu per satu lagu.

“Kalau menari lima lagu ya bisa Rp 500 ribu,” ungkapnya.

Layanan gadis karaoke di Inul Vizta tak hanya sampai di situ. Mereka juga bisa melayani ML atau berhubungan badan di ruang karaoke atau dibooking di luar alias ke hotel. Tarif untuk berhubungan intim Rp2 juta. Lepas di ruangan itu tidak ada atau toilet, akhirnya mereka pun melayani tamu yang meminta berhubungan intimdi sofa ruangan karaoke tersebut.

“Kami juga bisa melayaninya hubungan intim atau ML. Tapi kami tidak mau kalau saya sendiri atau hanya dua orang, maunya ramai-ramai (lebih dari dua wanita),” ungkapnya.

PP yang sudah memiliki tiga anak itu mengaku tidak tahu pekerjaannya seperti apa di Inul Vizta. Cara kerja sama, PP UU tidak cukup untuk kebutuhan keluarga sehari-hari.

Kamis 13 Juli malam, Polda Jatim menggrebek Tempat Karaoke milik pedangdut, Inul Vizta di Kediri.

Malam itu, polisi menggelandang sepuluh orang, termasuk 4 wanita yang tepergok dalam keadaan bugil di room 2. Semuanya pun langsung digelandang menuju Mapolda Jatim di Surabaya.

“Termasuk manajer dan beberapa hal lainnya. Adanya ada 10 orang,” ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jatim Kombes Pol Agung Yudha, Sabtu 15 Juli.

Empat penari yang digrebek saat menari tanpa busana itu adalah Rs (23), Pp (32), Wa (31), Cc (26), semuanya adalah warga Kediri.

Polisi juga korban Ilham (36), manajer karaoke Inul Vizta Kediri, empat orang sekaligus dua tamu.

Hasil penyidikan polisi, manajer Inul Vizta Karaoke, Ilham ditetapkan sebagai tersangka.

Ilham dijerat pasal 36 Undang-undang no.44 tahun 2008 tentang pornografi dan pasal 296 KUHP.

Polisi juga sudah mengamankan beberapa barang bukti, seperti uang Rp 5 juta, celana dalam, nota pemesanan cara karaoke, dan sebuah handphone.


Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here