KPK Tetapkan Setya Novanto Jadi Tersangka Kasus e-KTP

0
113
Setnov tersangka.
Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

JAKARTA- Ketua DPR setya Novanto ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengadaan e-KTP oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kasus tersebut diduga merugikan negara Rp2,3 triliun.

Penetapan tersangka Setya Novanto disampaikan Ketua KPK Agus Raharjo di Gedung KPK, Jakarta Senin 17 Juli 2017.

“KPK tetapkan saudara SN, anggota DPR RI sebagai tersangka karena diduga menguntungkan diri sendiri, atau korporasi, sehingga diduga merugikan negara sekurang-kurangnya Rp2,3 triliun.”

Setnov tersangka.

Setya Novanto diduga memiliki peran dalam proses penganggaran atau pengadaan barang dan jasa. Lain itu, Ketua Umum Partai Golkar itu juga diduga telah mengondisikan pemenang pengadaan e-KTP tersebut. Atas perbuatannya, Setya diduga melanggar Pasal 3 atau Pasal 2 ayat 1 UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Dalam kasus proyek e-KTP ini, lembaga antirasuah itu telah menetapkan dua mantan pejabat Kemendagri Irman dan Sugiharto, serta pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong. Setnov disebut-sebut dalam dakwaan Irman dan Sugiharto.

Dalam dakwaan tersebut, Setnov disebut mendapat jatah sebesar 11 persen dari nilai proyek e-KTP sebesar Rp574 miliar. Setya juga disebut-sebut sebagai orang yang mengarahkan perusahaan pemenang proyek senilai Rp5,9 triliun tersebut.

Sejumlah saksi di persidangan juga menyebutkan Setya Novanto sebagai pemegang proyek e-KTP. Diduga dia adalah orang dekat dari pengusaha Andi Narogong.

Tapi, Setnov sebelumnya telah bersumpah bahwa dirinya tidak menerima sepeserpun uang terkait dugaan korupsi e-KTP. Dia juga memastikan Partai Golkar di DPR tak pernah menerima uang Rp150 miliar seperti yang disebut dalam dakwaan, sebagai kompensasi memuluskan proyek e-KTP.


Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here