Ina Thomas: Sebelum Disekap, Anak Saya Diancam Tembakan 4 Kali

0
111
Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

JAKARTA- Putra selebriti Jeremy Thomas menjadi korban penyekapan dan penganiayaan sejumlah oknum polisi sat narkoba Polres Bandara Soekarno-Hatta. Bahkan, sebelum disekap, Axel Mathew (19) sempat merasakannya 4 kali otomatis, sebelum akhirnya disergap.

Ina Thomas, ibunda Axel Mathew menceritakan kejadian tersebut. Peristiwa berawal saat ini yang sudah lama pulang dari sekolahnya di London dihubungi teman untuk mengambil baju di Hotel Crystal, Terogong.

Saat itu, dia diantar satpam karena sudah makan pergi ke luar rumah untuk membeli nasi goreng. Setibanya di lokasi, Axel langsung disergap, dipikirnya dirampok, dia pun mencoba melawan dan menyelamatkan ponselnya dan mencoba lari.

“Saya memang ajarkan, kalau dirampok. Lemparkan saja harta benda yang kamu pegang, lalu selamatkan diri dengan lari, “ungkapnya.

Baca juga: Anak Jeremy Thomas Disekap dan Disiksa Selama 4 Jam

Saat sedang berjalan, beberapa orang berpakaian preman itu terbilang empat kali buat anak saya berhenti dan langsung ditangkap. Kemudian, anak saya dipukuli, ditendang, dan ke dalam mobil merah.

Satpam yang mengantar Axel berinisiatif gagah dan menurut kejadian tersebut kepadakeluarga Jeremy Thomas.

Sementara itu, Axel setelah dipukuli di dalam mobil, langsung tertuju pada kamar Hotel Crystal dan disekap selama 4 jam. Dia diborgol, dipukulin, dan disuruh hukum pakai narkoba. Bahkan, sampai diancam dengan todongan senjata api. Tapi tidak terbukti dan tidak ada barang bukti.

Setibanya Jeremy Thomas di hotel, dia tidak menemukan Axel di lokasi kejadian. Dia pun berinisatif untuk memutar CCTV untuk mengetahui kejadian tersebut, tapi dipersulit. Selanjutnya, dia menunjukkan kasus penculikan terhadap anaknya.

Dia kembali meluncur ke lokasi hotel untuk meminta CCTV tapi kembali susah, pihak hotel Crystal tidak koperatif. Yang ada adalah kepolisian

Baca juga: Oknum Polisi Penyekap Anak Jeremy Thomas Umbar 4 Kali Tembakan

Tak lama kemudian, Axel Mathew turun bersama enam orang polisi berpakaian preman. Thomas melihat hal dalam kondisi lebam-lebam di bagian mukanya. Dia dan punah yang mempertanyakan apa yang terjadi terhadap anaknya, mengapa anaknya dipukuli.

Bahkan, di dalam video tersebut jumlah polisi berpakaian preman itu pun bau alkohol. Diduga, mereka melakukan sambil sambil menenggak minuman keras.

Kasubah Humas Polres Bandara Soekarno-Hatta Ipda Prayogo membenarkan kejadian tersebut. Dia adalah pemuatan yang dilakukan Sat Narkoba Polres Bandara Soetta dan kini tengah dalam pembuatan Propam Polda Metro Jaya.

Tapi, dalam kesempatan itu dia mendapatkan informasi tentang satuan narkoba tersebut tengah menjalankan tugas pengungkapan kasus narkoba, dan bukan penyekapan. “Informasi yang kami dapat bukan disekap. Tapi dalam kerangka dinas saja,” tutupnya.


Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here