Pengakuan Pembacok Hermansyah: Korban Melawan, Saya Bacok!

0
122
Pengeroyok pakar IT Hermansyah.
Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

JAKARTA- Kedua tersangka pengeroyok dan pembacok pakar IT Hermansyah memberikan pengakuan mengapa melakukan pengeroyokan dan pembacokan Minggu 9 Juli dini hari di KM 6 jalan tol Jagorawi.

Dua tersangka yang berhasil disergap Tim Jaguar Polres Depok, Laurens Paliyama dan Edwin Hitipeuw, dini hari tadi di Jalan Dewi Sartika, mengaku bahwa tindakan itu hanyalah spontanitas belaka. Edwin saat itu menyetir mobil Honda City yang pertama kali bersenggolan dengan mobil korban, sedangkan Laurens berperan sebagai pengeroyok sekaligus pembacok korban.

Pengeroyok pakar IT Hermansyah.

Edwin menceritakan, saat itu mobil korban berada di belakang bus, lalu dirinya membanting setir ke kiri tapi kesenggol mobil korban. Edwin mengatakan korban tidak terima mobilnya tersenggol.

“(Kemudian) sambil lewat saya bilang ‘kan enggak kenapa-kenapa mobilnya’,” imbuhnya.

Selanjutnya, korban yang berada di mobil bersama istrinya, Irina, itu mengejar Edwin. Keduanya kemudian saling kejar-kejaran dan pepet-pepetan kendaraan. “Lalu korban hadang mobil saya,” ucapnya.

Lalu Edwin melanjutkan, Laurens bersama tiga pelaku lainnya datang dengan mobil Toyota Yaris warna hitam. Kedua mobil tersebut memang berjalan beriringan usai menghadiri sebuah acara di sebuah hotel di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Tonton Juga: Menegangkan! Ini Video Penangkapan Pengeroyok Hermansyah

Sementara, Laurens mengaku ikut mengeroyok dan membacok korban karena saat itu korban melawan. “Saya pukul dia. Pas korban melawan, saya bacok pakai pisau. Iya itu spontan saja,” urai Laurens.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Sapta Maulana mengatakan bahwa pelaku pengeroyokan melakukan pemukulan dan pembacokan dalam kondisi terpengaruh minuman keras, karena mereka baru saja kembali pulang dari klub malam.

Hingga kini, tiga pelaku lainnya masih dalam pengejaran pihak kepolisian. Diketahui, dari ketiga pelaku tersebut, seorang di antaranya adalah seorang perempuan. Dua pria lainnya bernama Erick (20) dan Domamce (21) masih dalam pengejaran. Untuk seorang perempuan tersebut, masih didalami apakah terlibat dalam pengeroyokan atau tidak.

Baca juga: Pengeroyok Hermansyah Ternyata Debt Collector

Diketahui, pakar IT ITB Hermansyah bersama istrinya, Irina baru saja pulang dari Jakarta untuk merayakan ulangtahun istrinya. Dia pulang beriringan bersama adiknya kembali ke rumah mereka di kawasan Depok, Jawa Barat.

Dalam perjalanan, mobil adiknya disenggol sebuah mobil sedan Honda City. Melihat itu, Hermansyah berinisiatif mengejar pelaku yang belakangan diketahui bernama Edwin. Saat ditemui, terjadi cekcok antara Edwin dan Hermansyah. Tapi, kemudian ternyata Edwin tidak sendiri. Dia baru saja pulang dari sebuah klub malam di kawasan Sawah Besar menghadiri sebuah acara itu ternyata berjalan beriringan bersama temannya, yang mengendarai Toyota Yaris hitam, isinya adalah Laurens, Erick (20), Domamce (21), dan seorang wanita.

Baca juga: Kronologis Pengeroyokan Hermansyah

Mengetahui temannya sedang cekcok, Laurens pun menepikan mobil dan mengeroyok Hermansyah. Dikeroyok empat orang, Hermansyah tidak tinggal diam dan melawan, kemudian Laurens pun mengeluarkan pisau dan membacok Hermansyah sehingga mengalami luka parah.

Usai mengeroyok, para pelaku meninggalkan lokasi. Setelah sempat ditolong petugas Jasa Marga, Irina membawa suaminya ke RS Hermina Depok untuk menjalani perawatan. Kemudian, demi keamanan, Hermansyah dibawa dan dirawat di RSPAD Gatot Soebtoro. Kini, kondisinya sudah melewati masa kritis, dan sudah siuman.


Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here