Viral, Seorang Ibu “Rebut” Kursi Orang Lain di KRL

0
133
Ibu perebut kursi orang lain di KRL.
Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SETELAH sosial media dihebohkan dengan status seorang wanita bernama Shafira Nabila Cahyaningytas yang kesal dengan ibu hamil mendapatkan prioritas duduk, kini justru seorang ibu yang tidak hamil justru mengusir seorang pria yang tengah duduk manis di KRL.

Padahal, ibu tersebut tidak termasuk wanita renta, bukan pula hamil, dan kursi yang “direbutnya” bukan juga kursi prioritas. Ibu tersebut menganggap dirinya lebih pantas duduk dibandingkan pria tersebut. Tak hanya merebut kursi penumpang, setelah mendapatkan tempat duduk ibu tersebut mengomel, bahkan mengusir orang lain yang hendak duduk di sebelahnya.

Ibu perebut kursi orang lain.

Berikut cerita penumpang KRL bernama Yudi Hadi Wiguna di akun Facebooknya:

Kemarin saya naik KRL Duri-Bogor dengan tujuan Stasiun Duren Kalibata. Pas kereta lagi transit di Manggarai, ada ibu ini naik dan berdiri tepat didepan saya. Selang beberapa menit setelah kereta berjalan dari Stasiun Manggarai, si Ibu ini tiba-tiba menegur saya.

tuh ibu: heh bangun lo, gue mau duduk. Lo ga pantes duduk, lo pantesnya berdiri. Gue perempuan, gue yang lebih pantes duduk.

gw: *gue bingung dan bungkam*

Kata bapak-bapak yang juga di depan gue “jangan dek, gak usah”. Tapi jujur dengan berat hati gue langsung berdiri dan memberi ibu itu tempat duduk dengan maksud daripada gue nanti gue malah di tegur orang 1 gerbong.

Sepanjang jalan, ibu itu terus nyinyir. Sampai mengeluarkan kata-kata kasarnya seperti orang tidak berpendidikan. Padahal saat itu saya tidak mengucap satu katapun dan tak ada juga orang sekitar yang mencelanya.

Pas di stasiun tebet, ada orang sebelah ibu itu yang turun dari kereta dan otomatis bapak-bapak yang tadi di depan gue dia pengen duduk di sebelah ibu itu.

Baru juga mau naro pantat, si ibu itu langsung bilang “gak ada yang boleh duduk disini, gak pantes lo duduk disini. Lo laki kan bukan banci? Laki-laki gak ada yang boleh duduk. Yang boleh duduk tuh perempuan.”

Sontak seisi gerbong mengalihkan perhatiannya ke ibu itu dengan muka kaget dan bingung. Sampai-sampai ada yang ngomong “halah orang gila.”

Terlepas dari ibu ini gila, stress atau apa gue cuma menyanyangkan aja sikapnya yang langsung membentak gue pengen duduk tanpa ngomong dengan baik-baik. Lagi pula saya masuk dan duduk di gerbong umum dan tidak duduk di kursi prioritas. Dan apa ada peraturan dari KRL bahwa laki-laki tidak boleh duduk (kecuali di gerbong khusus wanita)?! Saya rasa di UU No. 23 Tahun 2007 Tentang Perkeretaapian juga tidak ada pasal yang menyebutkan itu.

Mungkin si ibu lupa kalau dirinya sedang menggunakan transportasi umum dan merasa bahwa dia sedang sendirian disana.

Ibu perebut kursi orang lain di KRL.

Usai memposting cerita tersebut, status Yudi pun langsung dishare dan dikomentari ribuan orang. Rata-rata berkomentar mengenai sikap seorang ibu yang tidak santun terhadap penumpang lainnya. Bahkan, tak sedikit yang memberikan komentar negatif kepada wanita tersebut.

“Kalau di Medan sudah dimaki ni orang” –Ibnu Aldun

“Orang sinting”- Erna Rachmawati.

“Hahaha.  Keliatan banget muka gak berpendidikannya. Maklum saja coy itu manusia langka”- Dedi Bendi Civilia.

“Seharusnya ada yang beri pengertian sama ibunya, mungkin habis kena hipnotis”- Selvi Dera.

“Mau naek kereta kosong pesen KLB saja sono dijamin mau gelondongan di dalam juga enak” -Syahrudin Ifari.

“Besok-besok tuh ibu disuruh carter saja keretanya khusus bawa dia saja sendiri atau dia suruh beli keretanya sekalian biar enak kan punya dia keretanya”- Ade Azkiya.


Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here