Hermansyah Dikeroyok dan Dibacok, Rizieq Shihab: Ada yang Ingin Rusak Rekonsiliasi!

0
134
GNPF bertemu Jokowi (foto: Ist)
Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

JAKARTA- Banyak analisas yang muncul terkait dengan peristiwa penganiayaan dan pembacokan pakar IT Institut Teknologi Bandung (ITB) Hermansyah. Kali ini, analisa datang dari Habib Rizieq Shihab yang tengah berada di Arab Saudi. Dia mencurigai peristiwa tersebut terjadi untuk merusak komunikasi rekonsiliasi antara dirinya dengan pemerintahan Joko Widodo.

Dalam rekaman suaranya, Rizieq Shihab mengatakan bahwa ada pihak-pihak yang ingin menggagalkan rekonsiliasi yang tengah dibangun dirinya dan GNPF MUI. “Ada pihak-pihak yang ingin gagalkan rekonsiliasi yang sedang dibangun,” katanya.

GNPF bertemu Jokowi (foto: Ist)

“Dan saya yakin apa yang menimpa musibah kepada bapak Hermansyah ini merupakan bagian upaya musuh menghancurkan upaya rencana-rencana bagus kita, jangan terpancing! Sikap kita harus jelas dan tegas, Kita bela Pak Herman dan keluarganya, langkah-langkah hukum yang jelas,” seru Rizieq Shihab.

Dia pun meminta agar GNPF MUI, Alumni 212 dan para ulama merapatkan barisan untuk menyatukan langkah, agar tidak terbawa dengan suasana yang tengah dibangun pihak tertentu.

Menurutnya, aksi pengeroyokan dan pembacokan merupakan rencana upaya pembunuhan yang sangat sadis. Sebab itu, dia menyerukan kepada Laskar FPI untuk membantu polisi dalam mencari, mengejar, dan menangkap para pelaku pengeroyokan sadis tersebut.

Rizieq menyerukan agar pelaku pengeroyokan harus ditindak tegas dan diberi hukuman berat karena mereka telah merusak stabilitas nasional, keamanan negara, dan mengadu domba sesama elemen bangsa.

Sekedar diketahui, Hermansyah dikeroyok dan dibacok di KM 6 tol Jagorawi, Minggu dini hari pukul 04.00 WIB. Saat itu dia bersama istrinya hendak kembali ke rumahnya di kawasan Depok, dari arah Jakarta.

Polisi mengatakan bahwa dia berjalan beriringan dengan adiknya di mobil terpisah. Di perjalanan, mobil adiknya dipepet dan disenggol sebuah mobil sedan, dan dia pun berinisiatif untuk mengejar. Tapi, ternyata pelaku memiliki teman dengan mobil sedan terpisah di belakangnya.

Mobil Hermansyah diminta menepi, kemudian meminta keluar dan langsung dikeroyok yang diduga berjumlah lima orang. Salah satu pelaku membawa senjata tajam, sehingga Hermansyah mengalami luka-luka.

Sang istri, Irina, keturunan Rusia, pun langsung membawa suaminya ke RS Hermina, setelah pelaku kabur meninggal mereka berdua.

Kasus ini menjadi besar, karena Hermansyah pernah berkomentar di acara diskusi ILC, dia menduga bahwa chat Rizieq-Firza diragukan keasliannya, dan dia tahu siapa dalang dari pembuatan chat diduga palsu tersebut.


Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here