Partai Demokrat Kritik “Temu Hangat” Pansus Angket KPK dengan Koruptor

0
100
Pansus Angket KPK di Lapas Sukamiskin.
Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

JAKARTA- Kunjungan Pansus Angket KPK ke Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, untuk menemui narapidana korupsi mendapat kritik dari politikus Partai Demokrat.

Wakil Sekjen Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin menilai aksi kunjungan Pansus Angkat KPK menemui Koruptor, semakin menunjukkan bahwa tujuan dan arah Pansus Angket KPK oleh DPR tersebut semakin tidak jelas dan terkesan hanya mencari-cari kelemahan KPK.

Agun Gunanjar tiba di Lapas Sukamiskin.

“Pansus Angket cari-cari bukti kelemahan KPK di Lapas? Semakin tidak jelas saja arah dan tujuannya,” ujar Didi rilis yang disebarkan via WhatsApp pada Jumat 7 Juli 2017.

Didi mengatakan sejumlah kasus korupsi yang terungkap dan pemenjaraan terpidana korupsi itu sebagai bukti bahwa KPK telah berhasil menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. “Koruptor ada di Lapas itu karena kekuatan dan keberhasilan KPK, bukan?” kata Didi.

Pansus Angket KPK.

Tak hanya Didi, kritik juga datang dari eks pimpinan KPK Bambang Widjajanto. BW, sapaan akrabnya, mengibaratkan tindakan Pansus Angket tesebut sebagai upaya memporakporandakan hukum di Tanah Air.

“Langit keadilan tengah diporak-porandakan sebagian anggota Dewan di Pansus Hak Angket KPK,” tegas Bambang.

Bagi dia, akal sehat tak dapat menerima kedatangan para anggota Pansus Angket KPK. Pertemuan dengan para terpidana korupsi pun disebutnya sebagai tanda matinya nurani keadilan.

“Datangi Sukamiskin, lalu mencari-cari alasan berupa informasi dari pelaku perampokan uang negara yang sudah dibuktikan di pengadilan. Apakah bukan suatu tindakan yang tak saja melawan kewarasan, tapi sekaligus menunjukkan tumpul dan matinya nurani keadilan,” kesal BW.

Pansus Angket KPK di Lapas Sukamiskin.

Diketahui, Kamis 6 Juli kemarin, Pansus Hak Angket KPK di DPR mendatangi Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung. Kedatangannya langsung disambut Kalapas Sukamiskin Deddy Handoko. Tapi, sayang kunjungan bersifat tertutup, puluhan wartawan hanya diperkenankan meliput hingga gerbang Lapas.

Tapi dalam pantauan wartawan Pansus Hak Angket KPK yang dipimpin Agun Gunanjar Sudarsa ini menggelar rapat curhat mendengarkan curahan hati para koruptor di Lapas Sukamiskin, Bandung.

Dalam pertemuan yang dilakukan di aula sebelah barat Lapas itu, tampak sejumlah narapidana warawiri, tampak mantan Menteri Agama Suryadharma Ali, mantan Ketua MK Akil Muchtar, mantan Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini, dan juga pengacara kondang OC Kaligis. Tampak juga sejumlah petugas lapas membawakan berkas ke dalam ruangan tersebut.

Usai pertemuan, Agun mengaku mendapatkan banyak informasi dari sejumlah koruptor di Lapas tersebut. Dari informasi verbal hingga buku. “Keterangan mereka semua kami rekam,” katanya.


Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here